Jawaban:
Dalam kitab al-Iqna' (1/314):
والتداوي بالنجس جائز عند فقد الطاهر الذي يقوم مقامه، وأما قوله - صلى الله عليه وسلم - «لم يجعل الله شفاء أمتي فيما حرم عليها» فمحمول على الخمر. اهـ
"Berobat dengan benda najis hukumnya boleh apabila tidak ditemukan benda suci yang dapat menggantikannya.
Adapun sabda Rasulullah saw., “Allah tidak menjadikan kesembuhan umatku pada sesuatu yang diharamkan atas mereka,” maka hadis tersebut dipahami sebagai larangan yang berkaitan dengan khamar."
