Markaz Fiqih
Membumikan Fiqih di Setiap Lini Kehidupan
5 tanya jawab
Bolehkah Badal Umrah Dialihkan kepada Orang Lain?
Melihat fenomena saat ini, banyak jamaah yang melakukan tawaf sambil menggunakan media sosial, seperti melakukan siaran langsung di Facebook atau TikTok, serta melakukan panggilan video (video call) dan sebagainya. Bagaimana tinjauan hukumnya?
Apakah sah tawafnya orang yang tertidur saat didorong (menggunakan kursi roda atau semcamnya)?
Apakah boleh melaksanakan salat jamak takdim Zuhur-Asar di Masjid Nabawi atau di hotel di Madinah, sementara yang bersangkutan belum keluar dari Madinah?
Boleh tidak membadalkan orang sakit yang berada di Makkah? Contohnya, seorang ibu dalam keadaan sehat ketika berangkat dari rumah. Namun, sesampainya di Makkah, beliau sakit (sesak napas) sehingga tidak bisa melaksanakan umrah. Kira-kira, boleh tidak beliau dibadalkan?
Fiqih
5 artikel